1. Rekayasa Perangkat Lunak itu ilmu untuk mempelajari seluruh konsep perancangan sebuah perangkat lunak, mulai dari ground zero, penyusunan rencana bisnis/proyek, analisis kebutuhan dan perangkat, dilanjutkan dengan perencanaan kerja, pelaksanaan pembangunan perangkat lunak, evaluasi dan testing, dokumentasi, serta akhirnya produk dilepaskan ke konsumen. So yang dipelajari itu konsepnya. SEtelah menguasai konsep baru kemudian belajar praktiknya yaitu dengan komputer (ya iyalah masak pakek tv atau mesin ketik?) dan bahasa pemrograman, berikut aplikasi database, jaringan komputer, dan lainnya.
2. Kenapa dipakai kata Rekayasa? Kalo kata beberapa ahli, itu sebagai ‘akibat’ dari penyesuaian hasil erjemahan ‘Software Engineering’. Kalo diartikan secara ‘plain’ teknik perangkat lunak, akan bertabrakan dengan teknik informatika yang telah ada sebelumnya. Selain itu pembuatan perangkat lunak dipercaya sebagai membuat atau memodifikasi sesuatu dengan menggunakan tool, sistem, serta perangkat lunak yang telah ada sehingga menghasilkan suatu perangkat lunak yang ‘baru’ sesuai dengan kebutuhan bisnis. Maka lebih tepat digunakan kata rekayasa daripada teknik.
3. Rekayasa Perangkat Lunak merupakan sebuah konsep yang luas dan bisa dikatakan intisari dari seluruh materi Teknik Informatika. Ia bukanlah merupakan suatu bidang pekerjaan. Yang akan menjadi bidang pekerjaan adalah materi2 dalam RPL itu yaitu Analisis - Desain - Implementasi - Testing - Maintenance. Dari sub konsep itulah lahir jenis2 profesi seperti Business Analyst, System Analyst, Designer, Programmer, Software Developer, Software Tester, IT Consultant, Network Engineer, Data Analyst, dan ada beberapa lagi yang lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar